No icon

Pesantren Takhassus IIQ Jakarta Gelar Acara Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad 1442 H

Pesantren Takhassus IIQ Jakarta menghelat acara peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW yang 1442 H pada hari Hari Kamis, 11 Maret 2021 yang di mulai pada pukul 18.30 WIB. 

Acara ini di isi dengan mauidhoh Hasanah yang disampaikan oleh Dr. KH. Tirmidzi Abdul Mudjib.

Adapun kegiatan Pra acara dalam kegiatan ini dimulai dengan Pembacaan Qashidah Burdah oleh Mahasantri IIQ Jakarta dan lanjutkan do'a Burdah dipimpin oleh Warek III Dr. Hj. Ramlah Widayati, MA.

Rektor IIQ Jakarta mengatakan bahwa walaupun dalam masa pandemi seperti ini tidak menghalangi untuk mengadakan Isra Mi'raj, walaupun harus di lakukan via daring melalui kanal zoom. Menurut Rektor, peringatan Isra Mi'raj ini dilakukan dalam rangka Syiar agama Allah yangana hal itu sebagai tanda-tanda ketaatan. 

Lebih lanjut, Rektor IIQ Jakarta menekankan pentingnya shalat dan jangan sampai melalaikannya. Karena shalat merupakan pesan utama dalam perjalanan isra mi'raj yang dilakukan Rasul. 

"Siapa yang mengerjakan shalat berarti dia telah menegakkan agama. Dan siapa yang meninggalkan shalat berarti ia meruntuhkan agama" 

Kemudian, Prof. Huzaemah menjelaskan bahwa perjalanan isra mi'raj adalah perjalanan suci yang dapat mensucikan lahir batin manusia melalui shalat. Dan beliau menjelaskan kenapa perjalanan isra mi'raj ini dilakukan malam hari, kata Rektor IIQ Jakarta, sebagai bentuk ujian iman. "Kalau siang pasti semua orang beriman" ungkapnya.

Setelah sambutan Rektor, acara yang diikuti oleh 216 participant ini kemudian di isi dengan ceramah dari KH. Mujib Tirmidzi.

Pada kesempatan ini, KH. Tirmidzi memaparkan secara rinci terkait dengan sejarah, waktu, dan kronologi perjalanan Isra Mi'raj yang dilakukan Nabi Muhammad saw. 

Beliau mengatakan bahwa ulama sepakat menjadikan 27 Rajab sebagai tanggal untuk memperingati Isra Mi'raj. 
Namun beliau mengatakan tidak masalah kegiatan ini dilakukan kapan saja. 

Di awal-awal pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan dalam rangka menghidupkan sunnah para shalafus shalih. Dijelaskan bahwa Allah swt sendiri yang melanggengkan perjalanan Isra Mi'raj ini dalam Al-Quran.

KH. Mujib Rahmat, selain menjelaskan detail sejarah Isra Mi'raj, beliau juga menegaskan pentingnya shalat 5 waktu. 

Acara di hadiri oleh seluruh keluarga besar IIQ Jakarta ini ditutup dengan Do'a yang dilantunkan secara khusyu' oleh pimpinan Pesantren Takhassus IIQ Jakarta Bapak Dr. KH. Ahmad Fathoni, Lc, MA. (FP)

Comment