No icon

KAJIAN PIAUD Ke-4, Lebih Dekat dengan Al-Qur’an

KAJIAN PIAUD Ke-4, Lebih Dekat dengan Al-Qur’an

Pada hari Kamis, 10 Desember 2020 pukul 09.00 telah diselenggarakan kegiatan kajian PIAUD #4 Fakultas Tarbiyah IIQ Jakarta dengan mengangkat tema “Tips dan Trik Menghafal Al-Qur’an Menyenangkan Bagi Anak Usia Dini”. Acara ini diisi oleh dua dosen tetap PIAUD Fakultas Tarbiyah IIQ Jakarta dan dimoderatori oleh Saudari Indi Alfina Hamdan. Pemateri adalah Ibu Siti Istiqomah, M.Pd dan Ibu Faza Karimatul Akhlak, MA. Diawali dengan paparan ibu Faza yang menggarap tentang menumbuhkan semangat menghafal Al-Qur’an bagi anak usia dini, beliau memaparkan tips praktis agar anak cinta pada Al-Qur’an bagi orangtua dan guru yaitu (1) mendengarkan Al-Qur’an saat anak masih janin dan saat anak menyusui, (2) membacakan al-Quran dihadapan anak dan berikan mushaf khusus kepada anak, (3) Saat anak khatam Al-Qur’an, maka jadikanlah momen tersebut sebagai hari pestanya, (4) ceritakan kisah-kisah dalam AL-Qur’an dan kaitkan unsur-unsur lingkungan dengan ayat-ayat AL-Qur’an, (5) siapkan perlombaan ringan yang diambil dari surat-surat pendek. Apabila kelima hal ini diterapkan secara konsisten, maka anak usia dini akan merasakan kecintaannya kepada Al-Qur’an. Hal ini diperkuat oleh paparan ibu Istiqomah tentang menghafal Al-Qur’an bersama anak sejak dini. Diantara paparan beliau membagi trik bagaimana caranya membuat hafalan ini menjadi sesuatu yang menyenangkan yaitu dengan memciptakan suasana lingkungan yang menyenangkan. Misalnya menstimulasi anak melalui permainan tradisional yang dimodifikasi ke dalam pengayaan ayat-ayat Al-Qur’an dalam permainan ular naga atau domikado maka bermain sambil menghafal Al Qur’an secara tidak langsung.

Acara ini dibuka oleh Kaprodi PIAUD IIQ Jakarta, Hasanah, M.Pd juga menyatakan bahwa seluruh mahasiswa harus membuka mata akan perubahan dunia yang begitu cepat dan harus ikut bergerak ke arah perubahan agar tidak tergilas oleh zaman dan agar acara ini lebih khidmat diawali dengan doa yang dipimpin oleh Bapak Kurnia Akbar, M.Pd. intisari yang dapat diambil dalam kajian kali ini bahwa sebagai calon sarjana PIAUD IIQ Jakarta harus menjadi agen perubahan untuk mengenalkan anak usia dini membaca, menghafalkan dan memahami Al-Qur’an sehingga Al-Qur’an terinternalisasi dalam diri setiap insan usia dini. Hal ini menjadi kekhasan tersendiri bagi lulusan PIAUD IIQ Jakarta, selain menguasai ilmu perkembangan anak usia dini tapi juga sebagai pembawa misi pengembangan  Al-Qur’an hingga dapat tersebar luas dimuka bumi ini.

 

Comment