==== Segenap Civitas Akademika IIQ Jakarta mengucapkan Marhaban Ya Ramadhan, semoga kita semua mendapatkan berkah Ramadhan tahun ini ===== Kepada seluruh civitas akademika IIQ dan umat Islam pada umumnya. Selamat Melaksanakan Ibadah Puasa Semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT ====

BIOGRAFI


Prof. KH. Ali Yafie

RESENSI BUKU


Ta'lim 'Ilmi al-Qur'an Manhajan wa Tathbiqan

Amalan Sepele yang Bernilai Tinggi di Mata Allah

Kembali

Kamis | 27 Agustus 2009

Ada amalan yang kelihatanya sepele tetapi di mata Allah nilainya tinggi sekali, sehingga bisa menyebabkan seseorang masuk surga. Ada juga amalan yang tampak kelihatannya sepele tetapi bisa yang menyebabkan orang masuk neraka. Ini diceritakan di kitab-kitab ‘kecil’ yang sering dikaji dan dibaca di pesantren-pesantren.

Diceritakan bahwa ketika Hujjat al-Islam Syekh Muhammad Ibn Muhammad Ibn Muhammad al-Gazali (Imam Ghazali) meninggal, ada seorang ulama bermimpi berjumpa beliau. Namanya mimipinya ulama tentu berbeda dengan mimpi kita-kita ini, Mimpi kita-kita ini kebanyakannya adalah bunga-bunga tidur saja, sementara mimpinya seorang ulama adalah mimpi yang benar adanya (al-ru’yah al-shadîqah).

Dalam mimpi ulama tersebut, ia bertanya kepada Imam al-Ghazali, “Apakah sang Imam masuk surga atau neraka? “Surga” jawab al-Ghazali. Kemudian, ulama itu bertanya lagi, “Apakah yang menyebabkan Anda masuk surga? Apakah karena banyaknya karya yang Anda tulis? Apakah karena Anda rajin tahajud dan ibadah lainnya? Apakah karena pembelaan Anda terhadap Islam dan kejayaan kaum muslimin?” al-Ghazali dengan tenang menjawab, “Tidak, bukan karena itu semua saya masuk surga” “Lalu apa yang menyebabkan Anda masuk surga?” tanya sang ulama dengan penuh penasaran. Al-Gazali pun menjelaskan, bahwa dirinya dimasukkan oleh surga oleh Allah swt, karena pada masa hidupnya, ketika al-Ghazali menulis kitab, ada lalat kehausan meminum tintanya, tanpa sepengetahuan al-Gahzali. Karena kebaikan membiarkan lalat kehausan meminum tintanya, meski dia tidak tahu, maka Allah memasukkannya ke surga. Ini karena tinta yang diminum lalat haus itu, diberikan oleh al-Gazali secara tidak sengaja dengan tulus ikhlas kepada si lalat. Jadi amalannya kelihatan sepele bila dilakukan dengan tulus ikhlas maka sangat berarti di mata Allah. Dan dapat menyebabkan seseorang masuk surga.

Ada pula cerita tentang amalan yang kelihatannya sepele tetapi bisa menyebabkan seseorang masuk ke neraka. Dahulu konon ada seorang yang rajin sholat, berpuasa dan ibadah-ibadah yang lainnya. Orang ini ikut memasak di dapur. Tanpa sengaja dan tanpa sepengetahuannya, ada seekor kucing terkunci di ruang dapur, tidak bisa terbuka, sampai kucing itu meninggal. Akibat kecerobohan sepele ini, orang tersebut tertolak masuk surga. Wallahu a’lam bi al-shawab.(AM)

__________

* Ini adalah Kultum DR. KH. Ahmad Munif Suratmaputra, MA di IIQ, bada dzhuhur tgl 26 Agustus 2009

 


Telah dibaca :110 kali.

Kembali