No icon

Pemetaan Pemahaman Keilmuan Tafsir dan Hadis

Pemetaan Pemahaman Keilmuan Tafsir dan Hadis

BERITA PPs IIQ Online Program Pascasarjana IIQ Jakarta mengadakankuliah umum di Aula IIQ Jakarta pada Sabtu (13/05/17). Kuliah umum dengan temaœPemetaan Pemahaman Keilmuan Tafsir dan Hadis ini menghadirkan Guru Besar UINJakarta dan juga dosen PPs IIQ Jakarta, Prof. Dr. Said Agil Husen Al Munawwar,MA, sebagai pembicara.

RektorIIQ Jakarta, Prof Dr. Hj. Huzaemah T. Yanggo, MA dalam sambutannyamengapresiasi diselenggarakannya kuliah umum ini. œSaya mengapresiasi kegiatanini, tema ini sangat penting dan Prof. Dr. Said Agil Husen Al Munawwar, MAadalah ahlinya. Pemahaman tafsir dan hadis secara tepat sangatlah penting,pemahaman yang tidak terlalu tekstual dan tidak juga liberal, seperti pandanganyang menyatakan boleh meninggalkan nash jika bertentangan dengan maslahah adalahcontoh dari penafsiran yang bebas, ujarnya.

Pada awal kuliah umum ini Prof. Dr. Said Agil Husen Al Munawwar, MA menyampaikan,œinspirasi tema kuliah umum ini saya dapat dari mata kuliah yang saya asuh diUIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yaitu tentang sejarah keilmuan. Dalam kurikulummata kuliah tersebut saya tulis secara terpisah antara sejarah keilmuan tafsirdan sejarah keilmuan hadis, ujarnya.

Prof. Agil menegaskan pula, bahwa pemetaan keilmuan tafsir dan hadis hanyadapat dilakukan dengan optimal jika kedua disiplin ilmu ini dipisahkan dengan membentukFakultas Al-Quran wa Ulumuhu dan Fakultas Hadis Waulumuhu. Karena padafaktanya, masing-masing disiplin ilmu tafsir dan ilmu hadis mempunyai cabangyang sangat luas. Apalagi jika selama ini acuan kurikulum kajian di bidangtafsir Hadis di Indonesia adalah Universitas Al-Azhar Cairo dan UniversitasIslam Madinah. Sebenarnya perbincangan tentang pengembangan kajian kajiantafsir Hadis di Indonesia dapat dikatakan terlambat dan terbelakang, apalagibanyak di antara para pengkajinya justru menggunakan metode-metode yangberkembang di Barat. Maka pemisahan keilmuan Al-Quran dan keilmuan Hadis tidakcukup di tingkat program studi saja, tapi harus di level fakultas.

Penutupan dan doa  kuliahumum disampaikan oleh Direktur Pascasarjana IIQ Jakarta, Dr. KH. Ahmad MunifSuratmaputra, MA. Turut hadir pada kesempatan ini, Dr. DawudArief Khan (Wakil Rektor Bidang Administrasi dan Keuangan), Dr. Hj. Faizah AliSyibromalisi, MA (Ketua Program Studi S3 Ilmu Al-Quran dan Tafsir), Dr. H. M.Azizan Fitriana, MA (Ketua Program Studi S2 Ilmu Al-Quran dan Tafsir), Hj. AdeNaelul Huda, MA, Ph.D (Ketua Program Studi S2 Pendidikan Agama Islam), Dr. M.Yusuf, MA (Ketua Program Studi S2 Hukum Ekonomi Syariah), para dosen,mahasiswa, serta segenap sivitas akademika PPsIIQ Jakarta dan tamu undangan. (RF)

Comment