No icon

IIQ Retas Kerjasama dengan Universitas Al-Azhar Mesir

IIQ Retas Kerjasama dengan Universitas Al-Azhar Mesir

/* Style Definitions mso-style-noshow:yes;mso-style-parent:"";mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;mso-para-margin:0cm;mso-para-margin-bottom:.0001pt;font-size:10.0pt;font-family:"Times New Roman";mso-ansi-language:#0400;mso-fareast-language:#0400;mso-bidi-language:#0400;}

JAKARTA - Pekan lalu, delegasi yang dipimpin oleh Rektor Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta, Dr. Ahsin Sakho Muhammad, MA, telah berkunjung ke Mesir dan bertemu dengan Wakil Grand Syekh Al-Azhar, Dr. Abdul Fattah ‘Allam untuk membicarakan rencana kerjasama.

Delegasi IIQ sudah berusaha bertemu dengan Grand Syaikh Al-Azhar, Dr. Sayyid Thanthawi. Namun Grand Syaikh Al-Azhar sedang tidak ada di tempat. “Akhirnya kami diterima Wakil Grand Syaikh, Dr. Abdul Fattah ‘Allam. Kami menyampaikan sebuah permintaan agar Universitas Al-Azhar bisa mengirimkan salah seorang qari’ untuk mengajar di IIQ Jakarta,” ungkap Ahsin.

Selain menjajaki kerjasama dengan Universitas Al-Azhar, kunjungannya ke Mesir juga bertujuan untuk mengumpulkan kaset, compact disc (CD) dan rekaman-rekaman qori’ Mesir dari masa lalu hingga masa kini. Hal itu terkait dengan rencana IIQ mendirikan Maktabah Shautiyyah (Pustaka Suara).

“Kami juga belajar lebih banyak tentang lagu-lagu Al-Qur’an dari seorang syaikh yang mumpuni di bidang tilawah Al-Qur’an,” papar jebolan Universitas Islam Madinah ini. Ahsin berharap, Al-Azhar dapat mengabulkan permohonan untuk mengirimkan salah seorang qori’nya mengajar di IIQ selama setahun.

Di kesempatan lainnya, Dra. Maria Ulfah, MA, juga sempat berkunjung ke kediaman salah seorang qari’ terkenal Mesir, Syaikh Muhammad Halbari. Pada kesempatan itu, Maria bertukar pendapat tentang maqâmât ‘arabiyah dan ilmu seni baca Al-Qur’an. [MU]

 

Comment