Mahasiswi KKL IIQ Jakarta Ikuti Pelatihan Tahsin Tartil Metode Maisura

( 03-03-2019 Pukul 13:23 WIB )

Program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) bekerjasama dengan Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPKM) menggelar pelatihan Tahsin Tartil Metode Maisura bagi peserta Kuliah kerja Lapangan (KKL) di Kelas Pascasarjana IIQ Jakarta pada hari Minggu, 3 Maret 2019. Pelatihan ini diajarkan langsung oleh penemu Metode Maisura, Dr  Ahmad Fathoni. Beliau memiliki persambungan ijazah sanad qiraat Imam Ashim hingga Rasulullah saw. ke-31.

Sebanyak 70 peserta mengikuti pelatihan ini dengan sangat antusias. Para peserta merupakan mahasiswa akhir program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta yang hendak melakukan KKL di Kecamatan Pamulang. Kegiatan KKL di Pamulang ini merupakan bagian dari kerjasama dengan Tangerang Selatan yang telah melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan IIQ Jakarta dalam rangka mewujudkan wilayah Tangerang Selatan yang religius dengan program “Tangsel Menghafal”.

Menurut narasumber, Dr. KH. Ahmad Fathoni, Lc, MA—pakar tajwid dan qiraat yang juga dewan hakim MTQ Nasional, menjelaskan bahwa jangan sampai kita mengajarkan bacaan Al-Qur’an yang salah secara turun temurun, apalagi kalian adalah calon-calon sarjana Al-Qur’an. Metode Maisura yang ditawarkan beliau mengedepankan metode berbasis teori – praktik – pelatihan secara talaqqi dan musyafahah yaitu bertemu dan mengucapkan secara langsung antara murid dan guru sehingga validitas dan otentisitas bacaan dapat dipertanggungjawabkan dari aspek ilmu tajwid dan qira’at.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 sampai pukul 17.30 WIB dalam rangka mengevaluasi dan mengoreksi bacaan Al-Qur’an yang selama ini dipelajari agar sesuai dengan kaidah tajwid dan tartil Quran yang bersumber dari sanad dan referensi terpercaya. Pelatihan ini menjadi bekal mahasiswa IIQ yang hendak KKL di Kecamatan Pamulang. (MN)

 

 

Berita Terkait