Ketika Pengurus Masjid Al-Akbar Surabaya Lakukan Studi Banding ke IIQ Jakarta

( 25-03-2019 Pukul 13:30 WIB )

Pengurus Masjid Al-Akbar Surabaya melakukan studi banding ke IIQ Jakarta pada Senin (25/3/19), rombongan yang berjumlah enam orang tiba di kampus IIQ pada pukul 01.30 WIB dan diterima dengan hangat oleh para pejabat di lingkungan IIQ Warek I Dr. Hj. Nadjematul Faizah, SH., M. Hum, Warek II Dr H. M. Dawud Arif Khan, SE, Ak., MSi, CPA., beserta jajarannya.

Kunjungan ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran yang dilantunkan dengan sangat merdu oleh Wahyu Rumiyati, mahasiswi semester VI Fakultas Tarbiyah PAI.

Perwakilan Pengurus Masjid Al-Akbar Surabaya Bapak Drs. H. Endro Siswantoro, M. Si mengungkapkan dalam sambutannya bahwa kunjungan ini bertujuan untuk menjalin silaturrahim serta ingin belajar bagaimana pengelolaan pendidikan di IIQ khususnya yang terkait dengan ke Al-Quranan.

Pasalnya, masjid agung yang terletak di Jl. Masjid Al-Akbar Utara No.1, Pagesangan, Jambangan, Kota SBY, Jawa Timur tersebut memiliki beberapa lembaga pendidikan seperti KB-RA, Madrasah Ibtidaiyah (MI), dan Perguruan Tinggi yang semula bernama Ma’had Aly Masjid Nasional Al-Akbar yang saat ini diganti dengan Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam dengan Program Studi Al-Quran dan Al-Hadis. Terkait dengan itu kunjungan ini guna mencari informasi bagamaina pengembangan Institut di IIQ Jakarta untuk di adopsi. Menurutnya, IIQ Jakarta adalah kampus yang disebut-sebut sebagai kampus terbaik dalam pengembangan Ilmu Al-Quran sehingga memancing minat para pengurus Masjid Al-Akbar Surabaya menelusuri lebih dalam tentang IIQ.

”Kok apa-apa IIQ, kalau ada acara untuk cari qori-qariah coba ke IIQ. Nah ini kan sebuah brand kan. Pokoknya kalau urusan Al-Quran yang berkualitas pasti adanya di IIQ. Nah, itu kan merk yang sudah melekat kepada masyarakat. Saya memohon bagaimana menciptakan brand yang sama dengan IIQ tapi untuk di Surabaya.” Tuturnya.

Untuk menjawab hal yang dicari oleh rombongan Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya tersebut, maka pihak IIQ yang diwakilkan oleh Bapak Dawud Arif Khan terlebih dahulu memperkenalkan profil IIQ mulai dari visi misinya, sejarah, tujuan didirikan IIQ, kurikulum pendidikan, fasilitas, prestasi mahasiswa baik di tingkat Nasional maupun International, Fakultas dan Program Studi yang dimiliki serta menjabarkan program hafalan Al-Quran yang menjadi suatu kewajban setiap mahasiswa.


Kemudian dilanjutkan oleh Warek I Dr. Hj. Nadjematul Faizah, SH., M. Hum yang mengisahkan ide awal kenapa IIQ ini didirikan oleh ayahanda beliau Prof. Dr. KH. Ibrahim Hosen.

Menurut Ibu Dr. Nadjematul Faizah, ada beberapa hal yang perlu dilakukan dalam mengembangkan pendidikan adalah melihat bagaimana visi misinya, perlu membuat suatu analisis SWOT, melihat SDM yang mumpuni dalam bidangnya, serta yang terpenting adalah distingsi.

”Kita harus punya distingsi. Apa bedanya kalau kita tidak punya distingsi dengan yang lain. Mau tidak mau harus ada demand (kebutuhan), ada pasar, ada supplier, dan kita juga harus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman”Ungkap beliau.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pascasarjana Dr. H. Azizan Fitriana, MA mengatakan bahwa hal yang penting untuk dilakukan adalah membekali skill-skill yang dibutuhkan masyarakat.

Pihak IIQ menyampaikan terimakasih atas kunjungan rombongan dari Masjid Al-Akbar Nasional Surabaya tersebut. Melalui kunjungan ini berharap akan banyak hal positif yang didapat oleh kedua belah pihak kedepannya.

Acara diakhiri dengan doa, pemberian cinderamata dan foto bersama. (FP)

Berita Terkait