Diskusi Ilmiah Bulanan dan Launching: Kelas Khusus “Academic Writing” Prodi PAI IIQ Jakarta

( 25-04-2019 Pukul 13:31 WIB )

Pada tanggal 23 April 2019, Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IIQ Jakarta bekerja sama dengan DEMA- Fakultas Tarbiyah menyelenggarakan diskusi ilmiah bulanan sekaligus melakukan launching kelas khusus “Academic Writing” yang bertempat di Aula IIQ Jakarta.

Peleksanaan kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dari realisasi program Prodi PAI dan PIAUD Fakultas Tarbiyah 2019. Pada kegiatan ini Prodi PAI Fakultas Tarbiyah IIQ Jakarta menghadirkan tiga narasumber yaitu Dr. Esi Hairani, M.Pd (Dekan Fakultas Tarbiyah)  M.Pd, Saefullah, M. Hum (Dosen Lintas Fakultas) dan Reksiana, MA.Pd (Kaprodi PAI).

Diskusi ilmiah pada kegiatan ini membahas isu-isu terkait penulisan artikel ilmiah yang nantinya mahasiswa akan membuat karya ilmiah. Pada salah satu pokok bahasan materi yang diangkat adalah urgensi dari penulisan artikel ilmiah, dan semua unsur yang terkait seperti: tujuan penelitian, masalah penelitian dan termasuk metodologi penelitian. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan mahasiswa terlihat sangat antusias mengkuti acara diskusi ilmiah. Indikasi dari hal ini dilihat dari jumlah  mahasiswa yang hadir yaitu 120 mahasiswa. Indikasi lain, dari banyaknya mahasiswa yang mengajukan pertanyaan ketika sesi tanya jawab setelah pembahasan matari diskusi ilmiah.

Pada kesempatan ini juga Dekan Fakultas Tarbiyah melaunching/melucurkan kelas khusus “Academic Writing”. Di mana kelas ini nantinya akan difokuskan pada mahasiswa yang memiliki semangat dan ketertarikan dalam menulis, baik penulisan malakah, ataupun artikel ilmiah. Adapun signifikansi dari pembukaan atau launching kelas khusus untuk “Academic Writing” untuk memberikan wawasan dan pelatihan intensif pada mahasiswa yang tertarik dalam penulisan dan penelitian ilmiah. Orientasi dari kelas ini yaitu mahasiswa akan benar-benar dilatih untuk dapat menulis dan menghasilkan karya tulis ilmiah, sehingga dapat dipublis di jurnal serta dapat mengikuti kompetisi penulisan artikel ilmiah seperti Kemenag dan Kemendikbud.

Semoga dengan adanya realisasi kegiatan diskusi ilmiah dan dibukanya kelas khusus untuk “Academic Writing” akan dapat mendorong mahasiswa dalam menulis, serta dapat menjadi calon guru yang memiliki kemampuan tidak hanya dibidang didaktik, melainkan juga di bidang penulisan karya tulis ilmiah. (Rs)

 

 

Berita Terkait