Jakarta, 14 Mei 2026 — Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta menggelar Rapat Kelulusan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahap I Tahun Akademik 2026/2027 pada Kamis, 14 Mei 2026. Rapat ini menjadi momen krusial untuk menentukan nasib ratusan calon mahasiswa yang telah mengikuti ujian seleksi pada 11 Mei 2026.
Proses seleksi tahap pertama ini mencatatkan angka yang cukup menggembirakan. Sebanyak 243 pendaftar tercatat mendaftarkan diri melalui dua jalur masuk, yakni Beasiswa Tahfiz dan Reguler. Dari jumlah tersebut, 205 orang telah melunasi biaya pendaftaran, dan akhirnya 187 peserta benar-benar hadir dan mengikuti ujian seleksi.
Angka kehadiran 91,2 persen itu menunjukkan keseriusan para calon mahasiswa, meski 18 peserta lainnya absen dengan berbagai alasan — mulai dari mengundurkan diri, memilih mengikuti seleksi Tahap II, tidak memberikan respons, hingga telah diterima di perguruan tinggi lain.
Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir: Primadona yang Tak Terbantahkan
Di antara enam program studi yang dibuka, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) tampil sebagai primadona dengan jumlah peminat tertinggi. Prodi yang berada di bawah Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) ini diminati oleh hampir tiga kali lipat dibanding prodi terbanyak lainnya. Tingginya minat terhadap IAT tak lepas dari reputasi IIQ Jakarta sebagai kampus berbasis Al-Qur’an yang telah lama diakui secara nasional.
Dari sisi jalur masuk, pendaftar Beasiswa Tahfiz sedikit lebih dominan dibanding jalur Reguler. Ini mencerminkan ketertarikan kuat calon mahasiswa terhadap program beasiswa berbasis hafalan Al-Qur’an yang ditawarkan IIQ Jakarta.
Pada jalur Beasiswa Tahfiz, kelulusan dibagi berdasarkan kapasitas hafalan. Dari hasil seleksi, 10 calon mahasiswa berhasil lolos dengan hafalan 30 juz, 3 calon mahasiswa dengan hafalan 20 juz, dan 10 calon mahasiswa dengan hafalan 10 juz.
Prestasi Gemilang di Balik Angka Seleksi
Ujian seleksi melibatkan 15 kelompok yang terbagi atas tujuh kelompok Beasiswa Tahfiz dan enam kelompok Reguler. Setiap kelompok diuji oleh tim penguji lisan, pewawancara orang tua, dan pengawas yang telah ditunjuk secara resmi.
Pada jalur Reguler, nilai tertinggi diraih oleh Laila Fitri dari Prodi S1 Pendidikan Agama Islam dengan total skor 177 poin, memadukan nilai tulis 90, tahfiz 30 juz, dan nilai wawancara yang solid. Di posisi berikutnya, Rismayanti Indah Pamungkas mengumpulkan 175 poin, diikuti oleh Nayla Rizki Adelya yang juga meraih 175 poin — dengan catatan prestasi tambahan sebagai Juara 1 cabang syarhil tingkat provinsi Kalimantan Utara.
Sementara di kategori nilai Al-Qur’an Reguler tertinggi, tiga peserta berhasil menorehkan skor sempurna, yakni Saripah Isbi Elpina Bulkis, Siti Mujawwadatul Hajajiatul Alifiah, dan Fauziyah Rahma Azis — ketiganya berasal dari prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam.
Pada jalur Beasiswa Tahfiz, Andi Putri Ruby Rabi’ah Al Adawiyyah Pasau tampil sebagai yang terbaik dengan nilai 98 poin berbekal hafalan 30 juz dari Mahad DDI Pangkajene. Posisi kedua ditempati Ikrimah dengan nilai 96, dan ketiga Aulia Rahmayani dengan nilai 93.
Orang Tua Pun Ikut Diseleksi
Salah satu keunikan proses PMB IIQ Jakarta adalah keterlibatan aktif orang tua dalam sesi wawancara khusus. Hasilnya cukup menggembirakan: dari ratusan orang tua peserta jalur Beasiswa Tahfiz yang diwawancarai, 96% orangtua menyatakan telah mengetahui seluruh program beasiswa yang akan diikuti putra-putri mereka.
Sebagian besar orang tua menyatakan motivasi utama mereka menyekolahkan anak di IIQ adalah agar anaknya menghafal Al-Qur’an, sementara lainnya berharap anaknya menjadi profesional di bidangnya. Dalam hal kesiapan biaya para orang tua menyatakan siap melunasi berkomitmen dan seluruhnya bersedia merekomendasikan IIQ kepada lingkungan sekitar mereka.
Dari sisi rencana hafalan, banyak orang tua menargetkan anaknya dapat mencapai hafalan 30 juz, menjadi target terbanyak yang dipilih keluarga peserta.
Jadwal Tahapan Selanjutnya
Dengan selesainya seleksi Tahap I, IIQ Jakarta kini memasuki babak berikutnya. Pengumuman resmi hasil seleksi akan disampaikan pada 15 Mei 2026, dan pendaftaran ulang bagi yang dinyatakan lulus berlangsung pada 15–22 Mei 2026.
Bagi yang belum berhasil di Tahap I, IIQ Jakarta masih membuka kesempatan melalui dua tahap berikutnya. Pendaftaran Tahap II berlangsung hingga 17 Juli 2026 dengan ujian pada 21 Juli 2026, sementara Tahap III dibuka hingga 14 Agustus 2026 dengan ujian pada 18 Agustus 2026.
Seluruh mahasiswa baru yang diterima nantinya akan mengikuti program Matrikulasi pembinaan tahsin pada 8–29 Agustus 2026, sebelum resmi menjalani Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) pada 2–4 September 2026.
Selamat untuk para peserta yang lulus masuk kuliah di IIQ Jakarta. (FP)




