IIQ Jakarta Cetak 583 Lulusan Berakhlak Qurani, Usung Ekoteologi dan Penguasaan Teknologi AI

IIQ Jakarta Cetak 583 Lulusan Berakhlak Qurani, Usung Ekoteologi dan Penguasaan Teknologi AI

JAKARTA — Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-27, Magister ke-20, dan Doktoral ke-6 Tahun Akademik 2025/2026 pada Senin, 28 September 2026. Sebanyak 583 lulusan resmi dilantik, terdiri atas 416 wisudawan program Sarjana (S1), 155 wisudawan program Magister (S2), dan 12 wisudawan program Doktor (S3).

Pelaksanaan wisuda tahun ini diikuti oleh 524 wisudawan secara luring dan 59 wisudawan secara daring, termasuk para wisudawan dari jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Di antara para wisudawan tersebut, terdapat 10 wisudawan penerima beasiswa Pemerintah Provinsi Riau dan 2 wisudawan penerima beasiswa Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Dalam pidatonya, Rektor IIQ Jakarta, Assoc. Prof. Dr. Nadjematul Faizah, menekankan pentingnya moralitas dan penerapan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah tantangan era modern. Wisuda kali ini mengusung tema “Ekoteologi Qurani: Meneguhkan Peran Perempuan dalam Merawat Kehidupan”.

“Di tengah krisis ekologi, merawat kehidupan harus menjadi bagian dari kesadaran keagamaan kita. Dalam konteks ini, perempuan memiliki peran penting dalam membangun keluarga, mengembangkan ilmu, menggerakkan perubahan sosial, menjaga lingkungan, dan ikut membentuk peradaban,” ujarnya.

Najma, sapaan akrabnya, berpesan agar para lulusan senantiasa merawat tiga hal utama: merawat ilmu, merawat nilai, dan merawat kehidupan.

Sebagai bentuk apresiasi akademik, Program Pascasarjana IIQ Jakarta memberikan beasiswa bagi lulusan terbaik program Sarjana untuk melanjutkan ke jenjang Magister, serta lulusan terbaik program Magister ke jenjang Doktor, di samping pembebasan uang pangkal bagi seluruh alumni yang melanjutkan studi di IIQ Jakarta.

Pertahankan Kekhasan

Koordinator Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais) Wilayah I DKI Jakarta dan Banten yang juga Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, dalam sambutannya menegaskan bahwa IIQ Jakarta memiliki keunggulan dan kekhususan yang sangat kuat di bidang kajian Al-Qur’an.

“IIQ punya kekhususan dan keunggulan. Maka dari itu, teruslah perkuat keunggulan tersebut karena persaingan membutuhkan keunikan. Jika kita mengikuti apa yang dilakukan orang lain tanpa profesionalisme di bidang itu, jangan dicoba. IIQ sudah membuktikan profesionalismenya dalam kajian Al-Qur’an, sehingga calon mahasiswa sejak dari rumah sudah memantapkan pilihan untuk kuliah di IIQ,” ujar Prof. Asep.

Selain mempertahankan fondasi keilmuan Al-Qur’an, Prof. Asep mendorong seluruh sivitas akademika IIQ Jakarta untuk beradaptasi pesat dengan kemajuan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Menurut dia, pengembangan kajian Al-Qur’an harus mampu berjalan seiring dengan perkembangan teknologi agar tidak tertinggal. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualifikasi, kompetensi dosen, tenaga kependidikan, serta lembaga penjaminan mutu.

Kepada para wisudawan, Prof. Asep menyampaikan ucapan selamat dan memotivasi mereka untuk siap menghadapi zaman. “Masa depan kalian adalah tantangan yang harus dihadapi, bukan untuk dihindari,” tegasnya.

Torehan Prestasi

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Yayasan IIQ Jakarta, Ir. H. Rully Chairul Azwar, menyampaikan apresiasinya atas berbagai pencapaian perguruan tinggi yang ditorehkan para mahasiswi IIQ.

Salah satu pencapaian membanggakan ditunjukkan pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI di Semarang (11–20 September 2026), di mana mahasiswi dan alumni IIQ Jakarta berhasil meraih 10 gelar kejuaraan pada berbagai cabang Al-Qur’an.

Menyongsong usia ke-50 serta visi menuju perguruan tinggi Islam bereputasi global pada tahun 2044, IIQ Jakarta terus memperkuat kualitas akademiknya. Pada tahun 2026, Program Studi S1 Hukum Ekonomi Syariah berhasil meraih peringkat Akreditasi Unggul, sementara Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam berhasil mempertahankan peringkat Unggul.

Guna memperluas kebermanfaatan dan memperkuat posisinya sebagai Center of Excellence, Yayasan IIQ Jakarta mengumumkan rencana pembangunan Qur’anic Center.

“Qur’anic Center akan difokuskan pada kegiatan edukatif, penelitian, pengkajian, dan pelatihan ilmu-ilmu Al-Qur’an dengan fasilitas gedung 8 lantai yang modern di kompleks kampus dan Pesantren Takhassus IIQ,” jelas Rully.

Gelaran wisuda ini turut dihadiri oleh para tokoh nasional, pengurus yayasan, jajaran senat, perwakilan pemerintah daerah, serta para orang tua wisudawan. Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama agar para alumni yang kini mencapai total 6.264 orang terus membawa kemaslahatan bagi masyarakat, agama, bangsa, dan negara. (*)

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Berita Terbaru Lainnya