Dosen dan Mahasiswa Prodi PAI IIQ Jakarta Laksanakan PKM Edukasi Kesehatan Mental Berbasis Al-Qur’an di Purwakarta
Purwakarta — Fakultas Tarbiyah Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta kembali menegaskan komitmennya dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) nasional yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Al-Muhajirin 1 Purwakarta, Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Santri Sehat Mental, Santri Hebat” dengan fokus pada edukasi kesehatan mental santri yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman dan seni Al-Qur’an.
Kegiatan PKM ini dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Tarbiyah IIQ Jakarta, Dr. Syahidah Rena, M.Ed, serta melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI). Sekitar 100 santriwati tingkat SMA/MA, bersama jajaran majelis guru dan ustazah, mengikuti kegiatan yang berlangsung secara luring di aula Pondok Pesantren Al-Muhajirin 1.
Pelaksanaan PKM ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan penguatan kesehatan mental remaja, khususnya santri, dalam menghadapi tantangan akademik, sosial, serta dinamika perkembangan psikologis. Fakultas Tarbiyah IIQ Jakarta memandang bahwa kesehatan mental merupakan bagian integral dari pendidikan Islam yang holistik, sejalan dengan pendekatan psikologi Islam yang menekankan keseimbangan antara aspek spiritual, emosional, dan intelektual.
Selain sebagai wujud pengabdian dosen kepada masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa Fakultas Tarbiyah IIQ Jakarta. Mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pendamping kegiatan, tetapi turut menampilkan keterampilan keilmuan dan seni Al-Qur’an melalui demonstrasi Al-Qur’an Isyarat serta ragam nagham Al-Qur’an. Penampilan tersebut merepresentasikan keunggulan IIQ Jakarta dalam pengembangan studi Al-Qur’an yang inklusif, aplikatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh mahasiswa Fakultas Tarbiyah IIQ Jakarta selaku pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan tilawah Al-Qur’an. Acara kemudian dibuka secara resmi melalui sambutan Kepala SMA/MA Al-Muhajirin 1. Selanjutnya, mahasiswa IIQ Jakarta menampilkan demonstrasi Al-Qur’an Isyarat dan seni nagham Al-Qur’an yang disambut antusias oleh para santri. Selain memberikan hiburan edukatif, penampilan ini juga memotivasi santri untuk semakin mencintai dan mendalami Al-Qur’an.
Sesi inti kegiatan diisi dengan pemaparan materi oleh Dr. Syahidah Rena, M.Ed, yang mengulas pentingnya menjaga kesehatan mental santri dari perspektif psikologi Islam. Materi disampaikan melalui metode ceramah interaktif, diskusi terbuka, refleksi sederhana, serta sesi tanya jawab. Para santri diajak untuk mengenali kondisi emosional diri, memahami pentingnya dukungan sosial, serta membangun sikap positif dalam menghadapi tekanan akademik dan tantangan kehidupan remaja.
Dalam pemaparannya, Dr. Syahidah Rena menegaskan bahwa kesehatan mental bukanlah isu sampingan dalam dunia pendidikan, melainkan bagian fundamental dari proses tumbuh kembang remaja.
“Kesehatan mental remaja adalah prioritas, bukan pilihan. Mencari bantuan bukanlah tanda kelemahan, melainkan bentuk keberanian. Setiap santri adalah pribadi yang berharga, sehingga perlu ruang yang aman untuk bertumbuh, berbagi, dan berproses. Bahagia itu hak, bukan privilege,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif dan partisipatif. Para santri menunjukkan antusiasme tinggi, baik saat menyimak materi maupun dalam sesi diskusi dan refleksi diri. Pihak pesantren menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini dan menilai tema yang diangkat sangat relevan dengan kebutuhan remaja santri saat ini. Pihak sekolah juga berharap adanya program pendampingan lanjutan, khususnya dalam penguatan karakter dan kesehatan mental remaja.
Momentum PKM ini sekaligus dimanfaatkan untuk memperkuat jejaring kelembagaan. Pada kesempatan yang sama dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoA) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Fakultas Tarbiyah IIQ Jakarta dan SMA/MA Al-Muhajirin 1 Purwakarta. Dokumen kerja sama tersebut ditandatangani oleh Dekan Fakultas Tarbiyah IIQ Jakarta, Dr. Syahidah Rena, M.Ed, dan Kepala SMA/MA Al-Muhajirin 1, KH. R. Marpu Muhidin Ilyas, M.A., sebagai langkah awal kolaborasi berkelanjutan dalam bidang pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.
Melalui kegiatan PKM ini, Fakultas Tarbiyah IIQ Jakarta menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga responsif terhadap isu-isu strategis pendidikan dan kesehatan mental santri. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi peserta didik serta memperkuat kontribusi IIQ Jakarta dalam pengembangan pendidikan Islam yang humanis dan berorientasi pada kesejahteraan peserta didik. (Rs)

