FUD IIQ Jakarta Kunci Mutu Akademik Jelang Semester Genap

Tangerang Selatan, 29 Januari 2026 — Menjelang dimulainya Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta menggelar rapat dosen sebagai ruang konsolidasi. Forum ini dimanfaatkan tidak hanya untuk mengevaluasi perkuliahan semester sebelumnya, tetapi juga untuk mengunci arah kerja fakultas agar mutu pembelajaran tetap terjaga dan terus meningkat.

Rapat dosen yang berlangsung di Aula Kampus IIQ Ciputat, Tangerang Selatan, dibuka secara resmi oleh Rektor IIQ Jakarta, Assoc. Prof. Dr. Hj. Nadjematul Faizah, S.H., M.Hum. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi kepada para dosen atas capaian akademik yang telah diraih, khususnya bagi dosen yang telah menerima sertifikasi.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada para dosen yang telah menerima sertifikasi dosen. Rasa syukur patut kita panjatkan atas capaian ini. Saya juga mengapresiasi selesainya perkuliahan semester ganjil. Ini menandai bahwa Bapak dan Ibu telah menyelesaikan satu tahap dan kini bersiap memasuki semester genap,” ujar Rektor.

Rektor menyampaikan bahwa rapat dosen memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas akademik. Menurutnya, tanpa evaluasi dan komunikasi yang terbuka terhadap pelaksanaan semester sebelumnya, institusi akan kesulitan menentukan arah perbaikan ke depan.

“Rapat ini menjadi sangat penting karena tanpa evaluasi dan komunikasi terhadap pelaksanaan semester sebelumnya, kita tidak akan mengetahui hal-hal apa saja yang perlu diperbaiki ke depan” tegasnya.

Sejalan dengan arahan tersebut, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IIQ Jakarta, Dr. KH. Muhammad Ulinnuha, Lc, MA menekankan pentingnya menjadikan forum rapat dosen sebagai ruang refleksi bersama. Ia menjelaskan bahwa evaluasi dilakukan di penghujung semester karena padatnya agenda akademik yang telah dijalani fakultas.

“Alhamdulillah, di penghujung semester ganjil ini seluruh civitas akademika dapat kembali bertemu dalam forum evaluasi sekaligus persiapan menghadapi semester berikutnya. Evaluasi dilakukan di ujung semester karena sebelumnya kita melaksanakan sejumlah kegiatan penting, seperti review kurikulum dan penjaringan data dosen untuk penilaian dan pemberian penghargaan,” jelasnya.

Dalam arahannya, Dekan menegaskan bahwa seluruh dosen FUD memiliki visi yang sama, yakni menjadikan IIQ sebagai institusi yang unggul dan berdaya saing. Untuk itu, nilai budaya kerja dan DNA institusi harus terus dipegang bersama.

“Kita semua memiliki mimpi yang sama, menjadi bagian dari IIQ yang unggul. Budaya kerja dan DNA institusi ini harus terus kita jaga” tegas KH. Ulinnuha.

Dekan juga menyoroti penguatan sumber daya dosen, khususnya pada aspek kepangkatan dan publikasi ilmiah. Ia menyampaikan bahwa saat ini terdapat 16 dosen tetap pada Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir yang secara distribusi masih mencukupi. Sementara itu, di Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), mayoritas dosen telah berada pada jabatan fungsional Lektor.

“Salah satu indikator keunggulan institusi adalah kepangkatan dosennya. Karena itu, dosen-dosen KPI diharapkan memberi perhatian lebih pada penelitian dan publikasi. Fakultas akan memfasilitasi dosen yang menulis jurnal, karena sepanjang ada kemauan, jalan untuk berkembang akan selalu terbuka,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, pada tahun 2026 terdapat sekitar 12 dosen yang diproyeksikan untuk naik jabatan ke Lektor dan Lektor Kepala. Dekan juga mendorong dosen yang belum bergelar doktor agar segera menuntaskan studi sebagai bagian dari penguatan kualitas akademik fakultas.

Dalam aspek pembelajaran, para dosen diingatkan untuk terus meningkatkan penguasaan materi, menyepakati kontrak perkuliahan sejak awal, serta meningkatkan kualitas pelayanan akademik kepada mahasiswa. Menyongsong semester genap, Dekan berharap tidak ada dosen yang absen pada pertemuan pertama karena menjadi penentu capaian pembelajaran selanjutnya.

Selain itu, perhatian juga diberikan pada pengabdian kepada masyarakat. Seluruh dosen diminta untuk mencatat setiap kegiatan pengabdian secara tertib, menyimpan dokumentasi dan arsip kegiatan dengan rapi, serta membiasakan inventarisasi data pribadi, termasuk undangan dari pihak eksternal.

Menutup rangkaian rapat, fakultas menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja sama seluruh dosen yang selama ini menopang berbagai program akademik. Melalui rapat dosen ini, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IIQ Jakarta meminta komitmen seluruh dosen untuk menyongsong Semester Genap 2025/2026 dengan kerja yang lebih terukur. (FP)