Deretan prestasi kerap ditorehkan mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta. Sepanjang tahun 2024 hingga awal 2025, mahasiswa PAI tampil konsisten membawa nama kampus di berbagai ajang kompetisi, mulai dari panggung keagamaan, forum akademik internasional, hingga kompetisi debat tingkat nasional. Capaian ini tidak hadir secara instan, melainkan menjadi potret proses panjang pembinaan dan penguatan karakter yang tumbuh di lingkungan kampus berbasis Al-Qur’an tersebut.
Salah satu capaian membanggakan datang dari Fira Sari Islami yang berhasil meraih Juara I Lomba Kaligrafi Naskah pada ajang Musabaqah Guru Pendidik Al-Qur’an (MGPQ) Tingkat Provinsi Banten Tahun 2024. Kompetisi yang digelar oleh Kementerian Agama Provinsi Banten bersama Ikatan Pendidik Al-Qur’an (IPQ) Banten ini berlangsung pada 25 Desember 2024 dan diikuti para pendidik Al-Qur’an dari berbagai jenjang, mulai dari guru TK Al-Qur’an, PAUD Al-Qur’an hingga Taman Pendidikan Al-Qur’an. Di tengah persaingan peserta yang mayoritas telah berpengalaman sebagai pengajar, kemenangan Fira menjadi catatan tersendiri—bahwa mahasiswa juga mampu hadir sebagai representasi generasi muda penjaga seni tulis Al-Qur’an yang berkualitas.
Prestasi mahasiswa PAI juga melampaui batas nasional. Selma Tahlis Jazila mencatatkan capaian internasional dengan meraih penghargaan 2nd Best Presenter dalam kegiatan Changemaker Youth Excursion IX (CAYE) yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 22–25 Oktober 2024. Forum ini mempertemukan pemuda dari berbagai negara untuk mempresentasikan gagasan perubahan sosial dan kepemimpinan generasi muda. Keikutsertaan Selma tidak hanya memperlihatkan kapasitas akademik mahasiswa PAI, tetapi juga kemampuan komunikasi global yang semakin relevan di era kolaborasi lintas negara.
Di bidang tilawah Al-Qur’an, prestasi diraih oleh Lilis Kholistotul Hajqiya yang berhasil meraih Terbaik II cabang Tilawah Al-Qur’an Qira’at Sab’ah Murattal Remaja Putri pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025. MTQ yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi DKI Jakarta tersebut berlangsung selama enam hari di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Pusat. Ajang ini dikenal sebagai festival keagamaan bergengsi yang tidak sekadar menjadi perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga ruang pembinaan kualitas tilawah dan kecintaan generasi muda terhadap kitab suci.
Sementara itu, kemampuan berpikir kritis dan argumentasi ilmiah mahasiswa PAI terlihat kuat dalam ajang Islamic Z-Fest yang diselenggarakan Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada 22 Oktober 2024. Tim debat Bahasa Indonesia IIQ Jakarta yang terdiri dari Lutfia Khairunnisa, Fuzna Adilah, dan Hafwah El Widad Ma’mun berhasil meraih Juara I tingkat nasional. Dalam kompetisi tersebut, para peserta diuji tidak hanya dari sisi retorika, tetapi juga kedalaman analisis isu-isu keislaman dan sosial kontemporer. Kemenangan ini menegaskan bahwa mahasiswa PAI tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan normatif, tetapi juga mampu berkompetisi dalam diskursus akademik yang argumentatif dan kritis.
Rangkaian prestasi ini menunjukkan wajah mahasiswa PAI IIQ Jakarta yang tumbuh dengan keseimbangan antara tradisi keilmuan Al-Qur’an dan kompetensi modern. Dari seni kaligrafi, tilawah, forum internasional, hingga debat ilmiah, mahasiswa hadir sebagai representasi generasi Qur’an yang adaptif terhadap perubahan. Lebih dari sekadar daftar kemenangan, capaian ini menjadi cerita tentang proses belajar yang panjang—tentang latihan yang berulang, bimbingan dosen, dan keberanian mahasiswa untuk melangkah keluar membawa nama kampus ke ruang yang lebih luas. (FP)




