REKTOR IIQ JAKARTA MENERIMA HADIAH BUKU HASILKARYA PROF.DR.H. SAID AQIL HUSIN AL- MUNAWWAR, Lc.,MA

Rektor Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta Ibu Dr. Hj. Nadjematul Faizah, SH, M. Hum menerima hadiah dua buah buku hasil karya Guru Besar Bidang Ilmu Tafsir, Hadis, dan Hukum Islam Prof. Dr. H. Said Agil Husin al-Munawwar, Lc., MA pada Jumat, 6 September 2024 di Aula kampus IIQ Jakarta. Penyerahan buku tersebut dilaksanakan setelah selesai acara sidang promosi Doktor Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Program Pascasarjanan IIQ Jakarta, saudara Khozinul Alim.

“Suatu kehormatan bagi Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta mendapatkan hadiah dua buah buku yang sangat bernilai ini, dan kami sangat bangga mendapatkan kehormatan ini karena buku ini diberikan kepada IIQ Jakarta adalah karya terbaru dan belum beredar di Masyarakat.” Ucap Rektor IIQ Jakarta Dr. Hj. Nadjematul Faizah, SH, M.Hum.

Prof. Dr. Said Agil Husin Al-Munawwar, Lc. MA juga berharap bahwa buku ini tidak saja menambah koleksi perpustakaan IIQ Jakarta, tetapi dapat menjadi sumber rujukan bagi para akademisi, dosen dan mahasiswa khususnya di lingkungan IIQ Jakarta. Beliau juga mengatakn bahwa buku ini sangat sesuai dan cocok dengan keilmuan yang dibangun oleh Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta, yaitu Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir yang sudah memiliki reputasi internasional.

Sekilas tentang buku ini adalah ikhtiar untuk menemukan kembali kesemestaan mäkna Al Quran melalui perdebatan metodologis penafsiran al-Qur’an, seperti terekam dengah baik sekali dalam berbagai risalah yang termuat dalam buk dengan judul A Qur’an Semesta Makna Tahir Hatonis, Politik, Kultural, Hukum dan Soual Membincangkan kesemestaan makna al-Qur’an memang tak akan pernah habis untuk dipersoalkan sepanjang sejarah dan peradaban Islam yang berlangsung dari abad ke abad. Para mufassir datang dan pergi silih berganti, tetapi kupasan yang berkenaan dengan makna-makna hakiki dalam al-Qur’an, tak akan pernah selesai dibicarakan dan ditafsirkan. Secara hakiki, urgensi ilmu al-Qur’an dan metode tafsirnya, selalu menghadirkan perdebatan panjang di kalangan para ahli. Dan salah satu ahli yang ikut meramaikan dunia tafsir dan ilmu al-Qur’an adalah tokoh yang menulis buku ini.

Tampaknya, buku ini dengan sengaja dihadirkan ke pentas perbukuan nasional dengan niat untuk ikut memberikan kontribusi pikiran dan sumbangan metodologis dalam upaya bersama para intelektual Muslim menjadikan al-Qur’an sebagai core value (nilai asasi) dan nafas hidup dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Al-Qur’an sebagai Kitab Suci umat Islam, diharapkan oleh penulisnya, secara pelan tapi pasti, dapat tumbuh menjadi sumber nilai bagi bangsa Indonesia dalam mewujudkan nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, kebangsaan, kerakyatan, dan keadilan sosial di seluruh negeri. Oleh karena itu, dapatlah dipastikan bahwa kehadiran buku ini tengah tantangan hidup yang kian problemtik ini, ditatap dari kepentingannya, ia sangat berguna untuk masyarakat, bangsa, dan negara, khususnya para dosen, mahasiswa, peneliti, dan pemerhati ilmu al-Qur’an dan tafsirnya.

Selanjutnya bagi teman-teman dosen dan mahasiswa dan para peneliti Ilmu dan Al-Qur’an dan Tafsir, dapat membaca buku ini di perpustakaan IIQ Jakarta. [asyukrS3]