Empat Tahun Transformasi IIQ Jakarta: Rektor Paparkan Capaian dan Arah Pengembangan Institusi

Empat Tahun Transformasi IIQ Jakarta: Rektor Paparkan Capaian dan Arah Pengembangan Institusi

TANGERANG SELATAN — Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta memaparkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Rektor Masa Jabatan 2022–2026 dalam Rapat Pra-Senat yang digelar di Aula IIQ Jakarta, Selasa (2/6/2026). LPJ tersebut menjadi gambaran capaian, perkembangan, dan transformasi institusi selama empat tahun terakhir sekaligus arah pengembangan IIQ Jakarta pada periode mendatang.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Rektor IIQ Jakarta, Assoc. Prof. Dr. Hj. Nadjematul Faizah, S.H., M.Hum., ini membahas tiga agenda utama, yakni Laporan Pertanggungjawaban Rektor IIQ Jakarta Tahun 2022–2026, Revisi Rencana Strategis (Renstra) IIQ Jakarta Tahun 2025–2029, dan Revisi Statuta IIQ Jakarta. Forum tersebut juga menjadi bagian dari persiapan menjelang Rapat Senat yang dijadwalkan berlangsung pada 5 Juni 2026 serta penyerahan dokumen Renstra dan Statuta kepada Yayasan IIQ Jakarta.

Dalam paparannya, Rektor menyampaikan rasa syukur atas berbagai target dan program yang berhasil direalisasikan selama masa kepemimpinannya. Menurutnya, seluruh rencana yang telah disusun sebelumnya dapat terlaksana dengan baik dan terdokumentasikan secara sistematis sebagai bagian dari budaya mutu institusi.

“Rencana-rencana yang sudah kita lakukan Alhamdulillah sudah terpenuhi di laporan kita. LPJ yang kita susun sudah seperti dokumen akreditasi, LED, dan dokumen mutu lainnya sehingga akan memudahkan kita semua dalam proses pengembangan institusi ke depan,” ujarnya.

Laporan tersebut menjadi bentuk akuntabilitas kepemimpinan sekaligus instrumen evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja yang mencakup bidang akademik, tata kelola, penjaminan mutu, sumber daya manusia, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kemahasiswaan, serta penguatan kerja sama nasional dan internasional.

Secara kelembagaan, IIQ Jakarta terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga tahun 2026, institusi memiliki 10 program studi pada jenjang sarjana, magister, dan doktor. Berdasarkan data PDDIKTI, jumlah mahasiswa aktif mencapai 2.417 orang, sementara total alumni telah mencapai 5.678 orang yang tersebar di berbagai daerah dan berkiprah di bidang pendidikan, pemerintahan, sosial-keagamaan, serta sektor profesional lainnya.

Salah satu capaian yang mendapat perhatian khusus adalah penguatan Program Tahfizh Al-Qur’an sebagai identitas utama IIQ Jakarta. Jumlah lulusan 30 juz terus mengalami peningkatan, sejalan dengan misi institusi dalam menjaga dan mengembangkan tradisi keilmuan Al-Qur’an.

“Salah satu alasan IIQ didirikan adalah untuk melestarikan ilmu qira’at. Capaian di bidang Tahfizh dan lulusan 30 juz yang terus meningkat adalah wujud dari misi tersebut,” tegas Rektor.

Selain itu, berbagai indikator mutu institusi juga menunjukkan tren yang menggembirakan. Status akreditasi institusi dan program studi mengalami kemajuan, Indeks Kepuasan Sivitas (IKS) meningkat, serta kurikulum terus diperbarui melalui pendekatan Outcome-Based Education (OBE) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan zaman.

Pada bidang kemahasiswaan, jumlah penerima beasiswa meningkat signifikan. Hingga tahun 2025 tercatat sebanyak 990 mahasiswa memperoleh beasiswa dari berbagai sumber pendanaan. Capaian tersebut menjadi bukti komitmen IIQ Jakarta dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.

Transformasi juga terjadi pada aspek tata kelola dan layanan institusi. Digitalisasi layanan akademik terus diperkuat, sistem penjaminan mutu internal dikembangkan secara berkelanjutan, serta berbagai survei kepuasan layanan dijadikan dasar perbaikan mutu di seluruh unit kerja.

Dalam bidang sumber daya manusia, jumlah dosen bergelar doktor, dosen bersertifikat pendidik (Serdos), serta dosen dengan jabatan akademik yang lebih tinggi terus meningkat. Penguatan kompetensi tenaga kependidikan juga menjadi perhatian melalui berbagai program pengembangan kapasitas dan dorongan kepemilikan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).

Tidak hanya itu, IIQ Jakarta juga berhasil memperluas jejaring kerja sama pada tingkat regional, nasional, hingga internasional. Berbagai program pengembangan kelembagaan, Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), penguatan media dan teknologi informasi, serta pengembangan unit-unit pendukung terus berjalan sesuai dengan arah strategis institusi.

Sebagai bagian dari penguatan daya saing lulusan, IIQ Jakarta mendirikan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan mengembangkan koperasi institusi sebagai unit ekonomi yang mendukung kesejahteraan sivitas akademika. Perhatian terhadap kesejahteraan pegawai juga diwujudkan melalui peningkatan berbagai tunjangan, termasuk tunjangan keluarga dan tunjangan transportasi.

“Kita berharap ketika bekerja di IIQ, semua dapat bekerja dengan tenang,” ujar Rektor.

Menurut Rektor, berbagai capaian yang diraih selama periode 2022–2026 merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika, yayasan, alumni, mitra kerja, dan para pemangku kepentingan yang terus mendukung pengembangan institusi. Berbagai penghargaan yang diterima IIQ Jakarta dalam beberapa tahun terakhir juga menjadi bukti meningkatnya kepercayaan publik terhadap institusi.

Dengan fondasi yang telah dibangun selama empat tahun terakhir, IIQ Jakarta optimistis dapat terus memperkuat kualitas kelembagaan, mutu akademik, dan kontribusinya bagi masyarakat menuju perguruan tinggi Islam unggul berbasis Al-Qur’an pada tahun 2044. (FP)

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp