Dosen IIQ Jakarta Raih Bantuan Penelitian Litapdimas 2026: Gemakan Inovasi Sains Qur’ani dan Ekonomi Hijau

Dosen IIQ Jakarta Raih Bantuan Penelitian Litapdimas 2026: Gemakan Inovasi Sains Qur’ani dan Ekonomi Hijau

TANGERANG SELATAN — Prestasi membanggakan kembali diukir oleh civitas akademika Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta. Sejumlah dosen terbaik IIQ Jakarta resmi ditetapkan sebagai awardee Bantuan Penelitian Berbasis Standar Biaya Keluaran (SBK) Litapdimas Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.

Keberhasilan ini mencerminkan keseriusan IIQ Jakarta dalam mengakselerasi riset-riset transformatif berbasis keilmuan Al-Qur’an yang responsif terhadap isu-isu kontemporer bangsa. Keempat tim peneliti IIQ Jakarta berhasil meloloskan judul proposal riset yang sangat krusial, mulai dari inovasi media moderasi beragama anak usia dini, dialektika budaya dan komunikasi Islam, instrumen ekonomi hijau lintas iman, hingga analisis ekoteologi Al-Qur’an dalam mendukung zero hunger.

Daftar Tim Peneliti & Judul Riset Awardee IIQ Jakarta

Riset-riset unggulan yang berhasil lolos pendanaan 2026 ini mencakup berbagai bidang keilmuan, baik di tingkat sarjana maupun pascasarjana. Dari Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), tim yang diketuai oleh Dr. Hulailah Istiqlaliyah, M.A. bersama Nur Aini Zaida, M.Pd. dan Siti Istiqomah, M.Pd. mengusung topik inovatif mengenai “Model Pembelajaran Berbasis Permainan Geoboard Qur’ani dalam Menanamkan Moderasi Beragama pada Anak Usia Dini”. Sementara itu, dari Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Saepullah, M.A., Dr. Muhamad Hizbullah, M.A., dan Upi Zahra, M.Kom.I. meneliti dialektika budaya lokal melalui kajian “Manaqib Syekh Abdul Qadir sebagai Ruang Komunikasi Islam dan Tradisi Lokal Sukahati”.

Keilmuan di tingkat Pascasarjana pun turut menunjukkan taji. Pada Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES), Dr. Abdul Rahman, M.Sh. dan Dr. Hidayat, M.A. mengangkat isu keberlanjutan lingkungan lewat riset “Sedekah Sampah sebagai Instrumen Ekonomi Hijau Berbasis Masjid dan Gereja” yang mengambil studi kasus di Masjid ITB Salman Bandung dan Gereja Katedral Bogor. Melengkapi keberagaman penelitian tersebut, tim dari Pascasarjana Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) yang terdiri dari Dr. Abdullah Safei, M.A. dan Dr. Muhammad Azizan Fitriana, M.A. membedah isu ketahanan pangan global melalui tajuk “Ekoteologi Distribusi: Analisis Spasial Kerawanan Pangan dan Kritik Al-Qur’an Terhadap Penimbunan dalam Pencapaian Zero Hunger”.

Civitas akademika IIQ Jakarta mengucapkan Selamat dan sukses kepada Bapak/Ibu Awardee Bantuan Penelitian Litapdimas 2026 dari IIQ Jakarta. Semoga pencapaian ini kian menambah semangat dalam pengembangan keilmuan Al-Qur’an serta memberikan kebermanfaatan yang meluas bagi Masyarakat. (FP)

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp