Tangeran Selatan — Fakultas Tarbiyah Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta mengelar Rapat Evaluasi Kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi Semester Genap T.A. 2025/2026 sekaligus Persiapan Perkuliahan Semester Ganjil T.A. 2026/2027 pada Kamis (20/8/2026). Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 08.30 WIB di Ruang R.1.3 Kampus IIQ Jakarta ini menjadi krusial dalam memperkuat penjaminan mutu Pendidikan.
Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh pemangku kebijakan penting institusi, antara lain para Wakil Rektor, Kepala Biro Akademik, Para Ketua Lembaga,serta seluruh Dosen Fakultas Tarbiyah (khususnya Prodi Pendidikan Agama Islam). Kehadiran jajaran pimpinan ini menegaskan komitmen kolektif IIQ Jakarta dalam mengawal visi besar menuju Perguruan Tinggi Islam Bereputasi Global pada Tahun 2044.
Memasuki tahun akademik baru 2026/2027, agenda utama rapat berfokus pada pembagian penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE) Kurikulum 2024. Pendekatan OBE ini dirancang untuk memastikan setiap capaian pembelajaran lulusan (CPL) terintegrasi secara autentik, modern, dan terukur dalam sistem IIQ Jakarta.
Seluruh dosen pengampu mata kuliah keahlian (seperti Pengembangan Kurikulum PAI, Evaluasi Pembelajaran PAI, Psikologi Pendidikan, hingga Pendidikan Karakter Nabawiyah) mendapatkan arahan langsung terkait penyusunan RPS yang berorientasi pada kompetensi abad ke-21 tanpa menghilangkan kekhasan Al-Qur’an.
Selain penyiapan dokumen akademik, rapat juga membedah hasil Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa (EDOM) Semester Genap 2026. Berdasarkan umpan balik mahasiswa, suasana pembelajaran di Fakultas Tarbiyah dinilai sangat mendidik, inspiratif, dan berkarakter Qur’ani. Namun, pihak fakultas juga bersikap terbuka dan responsif terhadap beberapa catatan masukan mahasiswa, seperti ketepatan waktu perkuliahan sesuai kalender akademik, variasi metode pembelajaran visual agar tidak monoton, serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) secara bijak di kelas.
Dari sisi riset dan pengabdian, data akreditasi menunjukkan kualifikasi pengajar yang sangat solid. Sebanyak 72,2% Dosen Tetap Program Studi (DTPS) telah bergelar Doktor (S-3), dan 88,9% dosen telah mengantongi Sertifikat Pendidik Profesional. Selain itu, mayoritas dosen aktif mempublikasikan karya ilmiah pada jurnal terindeks SINTA maupun internasional, serta melibatkan mahasiswa dalam program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM)
Rapat evaluasi ini juga menjadi ruang diskusi interaktif mengenai strategi pengembangan kelembagaan, dorongan peningkatan jabatan akademik dosen menuju Lektor Kepala, serta langkah adaptif menghadapi dinamika tren penerimaan mahasiswa baru.
Rapat Evaluasi dan Persiapan Perkuliahan Fakultas Tarbiyah IIQ Jakarta ini ditutup dengan optimisme tinggi. Fakultas Tarbiyah siap melangkah menyambut Semester Ganjil T.A. 2026/2027 dengan semangat kolaborasi untuk mencetak generasi pendidik agama Islam yang unggul, transformatif, dan berintegritas. (FP)





