TANGERANG SELATAN — Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta menggelar Rapat Dosen dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan berlangsung Jumat, 21 Agustus 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di Ruang 1.3 IIQ Jakarta.
Rapat tersebut menjadi ruang konsolidasi antara pimpinan institut, unsur pengelola fakultas, lembaga pendukung, serta para dosen untuk memastikan proses akademik berjalan terarah, berkualitas, dan selaras dengan visi pengembangan FSEI.
Rapat dihadiri Rektor IIQ Jakarta bersama para Wakil Rektor, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Ketua Lembaga Penelitian dan Pengkajian Ilmiah (LPPI), Ketua Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPKM), Ketua Lembaga Tahfidh dan Qiraat Al-Qur’an (LTQQ), Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni (AKA), IT Support, serta para dosen Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam.
Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Dr Syarif Hidayatullah menyampaikan bahwa momentum rapat tidak hanya diarahkan pada kesiapan teknis perkuliahan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat mutu akademik dan tata kelola fakultas.
“Hal ini sejalan dengan visi FSEI untuk menjadi fakultas yang bereputasi global dan unggul dalam pengembangan ilmu syariah, ilmu hukum, serta ilmu ekonomi Islam berbasis Al-Qur’an pada 2044” ujar Dekan.
Dalam bidang akademik, FSEI saat ini menaungi Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) dan Manajemen Zakat dan Wakaf (MZW). Program Studi Hukum Ekonomi Syariah tercatat telah meraih akreditasi Unggul, sementara Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf memperoleh predikat Baik Sekali.
Menurut Dekan FSEI, rapat juga menjadi momentum untuk memastikan kesiapan perangkat pembelajaran, termasuk pembaruan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) bagi sejumlah mata kuliah. Pada Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, pembaruan RPS mencakup mata kuliah seperti Pengantar Ilmu Hukum dan Pengantar Hukum Indonesia, Metode Penelitian Hukum, Ushul Fikih Muamalah, Fikih Muamalah, Hadis Ahkam, Hukum Kewarisan Islam, Hukum Dagang, Hukum Investasi dan Pasar Modal Syariah, hingga Peradilan Agama.
Sementara itu, pada Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf, penugasan RPS mencakup mata kuliah Pengantar Manajemen, Pengantar Akuntansi, Pengantar Ekonomi Islam, Kewirausahaan, Manajemen Pemasaran, Statistika, Fikih Zakat dan Wakaf, Manajemen Fundraising Zakat dan Wakaf, Manajemen Operasi, Manajemen Keuangan dan Investasi, serta Metodologi Penelitian.
“Penguatan kualitas pembelajaran juga menjadi perhatian penting. Evaluasi mahasiswa yang terdokumentasi dalam bahan rapat menunjukkan sejumlah apresiasi terhadap proses pembelajaran, sekaligus masukan untuk peningkatan kualitas perkuliahan, antara lain perlunya memperbanyak pembelajaran tatap muka, menggunakan pendekatan studi kasus, mengatur beban tugas secara proporsional, serta memperlambat penyampaian materi agar lebih mudah dipahami mahasiswa” ujar Dekan Dr Syarif
Selain aspek pembelajaran, FSEI juga terus mendorong produktivitas dosen dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi sekaligus mendukung pengembangan keilmuan syariah, hukum, dan ekonomi Islam berbasis Al-Qur’an.
Kinerja akademik FSEI juga tercermin dari keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam forum ilmiah internasional. Salah satunya melalui prestasi mahasiswa sebagai Best Paper Winner dalam International Call for Paper ISLAMI 2026. Selain itu, sejumlah mahasiswa juga tercatat menjadi penulis paper pada Gadjah Mada International Conference on Economics and Business 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 16–17 September 2026 di Yogyakarta.
Di sisi lain, hubungan antara pembelajaran akademik dan pengalaman praktis mahasiswa turut diperkuat melalui program magang. Sejumlah mahasiswa FSEI tercatat menjalani magang di Pengadilan Agama, Pengadilan Tinggi Agama, hingga sektor perbankan syariah.
Melalui rapat dosen ini, FSEI IIQ Jakarta terus berupaya membangun budaya akademik yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada mutu. Penguatan kualitas dosen, pembelajaran, penelitian, pengabdian, serta pengalaman praktis mahasiswa menjadi bagian dari langkah fakultas untuk mewujudkan lulusan yang tidak hanya kuat dalam keilmuan syariah dan ekonomi Islam, tetapi juga mampu menjawab dinamika masyarakat dan perkembangan dunia profesional.
Dengan fondasi akademik yang terus diperkuat, FSEI IIQ Jakarta menatap Semester Ganjil 2026/2027 dengan semangat menghadirkan pembelajaran yang semakin relevan, kontekstual, dan berdaya saing, tanpa meninggalkan karakter utama IIQ Jakarta. (FP)






