Konferensi internasional perdana tentang Al-Qur’an, perempuan, dan studi Islam ini akan berlangsung secara hybrid pada 29–30 Januari 2027. Abstrak dapat dikirimkan hingga 7 Desember 2026.
Tangerang Selatan — Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta resmi membuka pendaftaran The 1st International Conference on the Qur’an, Women, and Islamic Studies (IQ-WISE) 2027. Konferensi ini akan digelar pada Jumat–Sabtu, 29–30 Januari 2027, secara luring di Tangerang Selatan dan daring (hybrid).
Penyelenggaraan IQ-WISE 2027 merupakan bagian dari peringatan 50 tahun IIQ Jakarta. Momentum ini menjadi ruang refleksi atas lima dekade pengabdian IIQ Jakarta dalam pendidikan tinggi yang berbasis kajian Al-Qur’an, keilmuan Islam, dan pemberdayaan perempuan.
Menafsir Ulang Nilai Islam untuk Keadilan dan Pembangunan
Konferensi ini mengangkat tema “Qur’an, Women, and Islamic Studies: Reinterpreting Islamic Values for Justice, Empowerment, and Sustainable Development.” Tema tersebut berpijak pada keyakinan bahwa Al-Qur’an bukan hanya sumber utama ajaran Islam, tetapi juga fondasi etis bagi kehidupan individu, keluarga, dan masyarakat.
Nilai-nilai Al-Qur’an tentang keadilan, kemanusiaan, ilmu pengetahuan, tanggung jawab sosial, dan kemaslahatan dipandang sangat relevan untuk menjawab tantangan zaman, seperti perubahan sosial, kemajuan teknologi, dinamika keluarga, ketimpangan ekonomi, hingga agenda pembangunan berkelanjutan.
Melalui forum ini, IIQ Jakarta mempertemukan akademisi, peneliti, ulama, praktisi, mahasiswa, dan para pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk bertukar gagasan, mengembangkan metodologi, serta memperkuat kolaborasi riset lintas negara.
Menteri dan Pakar Internasional Dijadwalkan Hadir
Rektor IIQ Jakarta, Assoc. Prof. Dr. Hj. Nadjematul Faizah, S.H., M.Hum., akan membuka konferensi dengan sambutan. Selain itu, dua menteri dijadwalkan tampil sebagai pembicara kunci (keynote speakers):
- Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A., Menteri Agama Republik Indonesia, dengan topik Qur’anic Wisdom and Religious Moderation: Reconstructing Islamic Values for Social Justice and Sustainable Development.
- Hj. Arifatul Choiri Fauzi, S.Ag., M.Si., Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, dengan topik Advancing Women’s Empowerment and Child Protection: Building an Inclusive and Sustainable Future.
Konferensi ini juga akan menghadirkan sejumlah pembicara undangan (invited speakers) dari dalam dan luar negeri, yaitu:
- Prof. Dr. Phil. Sahiron Syamsuddin, M.A., Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Kementerian Agama RI.
- Prof. Dr. Nahla Sabry Al-Saeedi, Penasihat Grand Imam Al-Azhar untuk Urusan Mahasiswa Internasional sekaligus Dekan Fakultas Islamic Sciences for International Students, Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.
- Prof. Dr. H. Faqihuddin Abdul Kodir, Lc., M.A., Guru Besar Ilmu Hukum Islam dan Gender, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
- Prof. H. Nadirsyah Hosen, LL.M., M.A. (Hons), Ph.D., Guru Besar Melbourne Law School, The University of Melbourne, Australia.
- Assoc. Prof. Dr. Romlah Widayati, M.Ag., Wakil Rektor I Bidang Akademik IIQ Jakarta.
- Assoc. Prof. Dr. Muhammad Hakimi Mohd Shafiai, Faculty of Economics and Management, Universiti Kebangsaan Malaysia.
Para pembicara akan mengulas beragam isu, mulai dari hermeneutika ma’nā-cum-maghzā dan qirā’ah mubādalah, otoritas intelektual perempuan dalam peradaban Islam, hukum Islam dan pluralisme hukum, hingga keuangan sosial Islam untuk pemberdayaan ekonomi perempuan.
Menargetkan 300 Peserta dari Sedikitnya Lima Negara
Konferensi ini menargetkan kehadiran hingga 300 peserta yang berasal dari setidaknya lima negara, dengan menghadirkan 5 hingga 6 pembicara kunci serta menampung 180 makalah. Kesempatan ini terbuka luas bagi tiga kelompok peserta utama: kalangan akademisi seperti dosen, peneliti, ulama, dan cendekiawan dari dalam maupun luar negeri; peneliti muda yang mencakup mahasiswa tingkat S1, S2, S3, hingga peneliti pemula; serta perwakilan kelembagaan mulai dari instansi pemerintah, organisasi perempuan, lembaga sosial, hingga mitra internasional.
Secara umum, konferensi ini bertujuan memetakan perkembangan riset dan pemikiran terkini seputar Al-Qur’an, perempuan, dan studi Islam. Forum ini juga diharapkan dapat mendorong dialog lintas disiplin, membangun jejaring riset dan kemitraan publikasi internasional, serta melahirkan rekomendasi akademik yang akan diterbitkan dalam bentuk prosiding dan artikel jurnal.
Rangkaian Acara Dua Hari
- Jumat, 29 Januari 2027: pembukaan, seremoni peringatan 50 tahun IIQ Jakarta, pidato kunci, sesi pleno internasional, dan sesi paralel presentasi makalah.
- Sabtu, 30 Januari 2027: diskusi tematik, lanjutan presentasi makalah, forum publikasi dan kolaborasi internasional, perumusan rekomendasi, serta penutupan.
14 Subtema Makalah
Calon pemakalah dapat memilih salah satu dari 14 subtema yang terbagi ke dalam enam rumpun keilmuan berikut:
| No. | Subtema | Rumpun Keilmuan |
| 01 | Qur’anic Exegesis and Contemporary Hermeneutics | Qur’anic Studies and Exegesis (IAT) |
| 02 | Classical Exegesis and Gender Ideology | Qur’anic Studies and Exegesis (IAT) |
| 03 | Contemporary Qur’anic Hermeneutics and Feminist Readings | Qur’anic Studies and Exegesis (IAT) |
| 04 | Women’s Leadership and Public Participation | Islamic Communication and Broadcasting (KPI) |
| 05 | Muslim Women, Qur’anic Communication, and Media Transformation | Islamic Communication and Broadcasting (KPI) |
| 06 | Digital Da’wah, Media Literacy, and the Ethics of Qur’anic Communication | Islamic Communication and Broadcasting (KPI) |
| 07 | Women’s Education and Intellectual Development | Islamic Religious Education (PAI) |
| 08 | Qur’anic Education, Women’s Leadership, and Educational Transformation | Islamic Religious Education (PAI) |
| 09 | Women, Qur’anic Parenting, and the Foundations of Civilization in Early Childhood | Islamic Early Childhood Education (PIAUD) |
| 10 | Early Childhood Digital Literacy and the Challenges of Parenting in the Technological Era | Islamic Early Childhood Education (PIAUD) |
| 11 | Women’s Economic Empowerment and Islamic Economics | Islamic Economic Law (HES) |
| 12 | Women, Economic Rights, Leadership, and Islamic Entrepreneurship | Islamic Economic Law (HES) |
| 13 | Digitalization, Islamic Business Innovation, and the Development of Productive Zakat and Waqf | Zakat and Waqf Management (MZW) |
| 14 | Islamic Philanthropy, Economic Empowerment, and Just and Sustainable Development | Zakat and Waqf Management (MZW) |
Jadwal Penting
Call for Papers telah dibuka sejak 1 Oktober 2026. Batas akhir pengiriman abstrak jatuh pada 7 Desember 2026, sedangkan batas registrasi reguler pada 15 Januari 2027.
| Tanggal | Agenda |
| 1 Oktober 2026 | Pembukaan panggilan makalah (call for papers) |
| 7 Desember 2026 | Batas akhir pengiriman abstrak |
| 14 Desember 2026 | Pengumuman abstrak yang diterima |
| 21 Desember 2026 | Batas akhir pengiriman makalah lengkap (full paper) |
| 5 Januari 2027 | Pengumuman makalah lengkap yang diterima |
| 15 Januari 2027 | Batas akhir registrasi reguler |
| 15 Januari 2027 | Batas akhir pengiriman makalah revisi (camera-ready) |
| 22 Januari 2027 | Pengumuman program final konferensi |
| 29–30 Januari 2027 | Pelaksanaan konferensi IQ-WISE 2027 |
Cara Mendaftar
Pendaftaran, baik sebagai pemakalah maupun peserta, dapat dilakukan melalui formulir daring di https://iq-wise.iiq.ac.id/. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui surel iqwise1@iiq.ac.id atau langsung di kampus IIQ Jakarta, Jl. Ir. H. Juanda No. 70, Ciputat, Tangerang Selatan.


