JAKARTA – Forum Nasional Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (FN IKA PTKIN) Se-Indonesia sukses menyelenggarakan perhelatan akbar Pengukuhan dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas). Berpusat di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, agenda yang dikemas dalam rangkaian Festival Muharram 1448 H ini berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 13–15 Juli 2026.
Mengangkat tema besar “Rekonstruksi Peradaban Islam Untuk Membangun Dunia Baru”, acara ini menjadi momentum penting dalam menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Upacara pembukaan yang dimulai sejak Senin pagi, 13 Juli 2026, dipimpin langsung oleh Ketua Umum FN IKA PTKIN Dr. Idrus Marham dan Sekretaris Jenderal Prof. Dr. Phil. Sahiron Syamsuddin, M.A.
Forum tertinggi organisasi alumni kampus Islam negeri ini dihadiri oleh sedikitnya 500 peserta. Corak pemikiran dalam forum ini terasa begitu berbobot dengan hadirnya para Guru Besar PTKIN, jajaran Pengurus Forum Nasional Alumni PTKIN dari berbagai daerah, serta sejumlah Tokoh Ormas Islam di Indonesia.
Semangat kolaborasi demi kemajuan pendidikan Islam juga terlihat melalui kehadiran pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS). Rektor Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta Associate Prof. Dr. Hj. Nadjmatul Faizah, SH, M. Hum, juga turut hadir langsung dalam kegiatan.
Selama tiga hari pelaksanaan kedepan, Rakernas ini merumuskan sejumlah rekomendasi penting dan program kerja strategis. Langkah ini diharapkan mampu mengonsolidasikan potensi besar para alumni perguruan tinggi Islam di seluruh tanah air untuk ikut serta menjawab tantangan global dan membangun tatanan dunia baru yang lebih harmonis.
Guna mewujudkan tatanan tersebut, FN IKA PTKIN tengah mematangkan berbagai peta jalan strategis untuk mendongkrak peran aktif para alumni di kancah nasional. Fokus utamanya mencakup akselerasi di bidang pendidikan dan riset, penguatan sektor ekonomi syariah, perluasan literasi digital, serta pemantapan kehidupan beragama yang moderat dan inklusif.
Langkah ini mendapat dukungan penuh dari Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, yang juga bertindak sebagai Pembina Forum Nasional IKA PTKIN. Menag menegaskan bahwa organisasi ini memikul tanggung jawab sejarah untuk membawa nilai-nilai keagamaan sebagai solusi konkret atas berbagai dinamika pembangunan bangsa. Beliau berharap forum ini menjadi motor penggerak utama yang mampu menyatukan potensi besar seluruh alumni demi kemajuan peradaban Indonesia.
“Di sinilah letak strategisnya Forum Nasional IKA PTKIN dalam menyatukan energi alumni agar kokoh dan tangguh dalam mewujudkan visi besar bersama,” ujar Menag Nasaruddin. (FP)




