TANGERANG SELATAN — Program Beasiswa Cendekia BAZNAS Tahun 2026 di Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta mendapat antusiasme dari mahasiswa. Dari 42 mahasiswa yang mendaftar, sebanyak 22 mahasiswa dinyatakan lolos seleksi administrasi. Sementara itu, kuota penerima beasiswa yang tersedia hanya untuk 10 mahasiswa.
Kepala Biro Akademik IIQ Jakarta, Dr. Iffaty Zamimah, MA, menyampaikan bahwa jumlah pendaftar menunjukkan tingginya minat mahasiswa untuk memperoleh dukungan pendidikan melalui program beasiswa tersebut.
“Dari total 42 mahasiswa yang mendaftar, sebanyak 22 mahasiswa dinyatakan lolos seleksi berkas. Namun, kuota penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS tahun ini hanya 10 mahasiswa. Karena itu, para peserta perlu mempersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya,” ujar Dr. Iffaty Zamimah.
Beasiswa Cendekia BAZNAS merupakan program pendidikan yang diinisiasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dengan memanfaatkan dana zakat secara produktif dan tepat sasaran untuk mendukung mahasiswa dalam menempuh pendidikan tinggi.
Program ini juga memiliki tujuan strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Mahasiswa penerima beasiswa diharapkan mampu mengembangkan potensi diri, meningkatkan prestasi akademik, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta menumbuhkan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Melalui dukungan pendidikan tersebut, BAZNAS turut mendorong lahirnya lulusan yang kompeten dan mandiri, sekaligus memiliki kesiapan untuk berkontribusi dalam bidang sosial, ekonomi, pendidikan, dan keagamaan. Dengan demikian, beasiswa tidak hanya membantu mahasiswa menyelesaikan pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan umat melalui pengembangan kapasitas generasi muda.
Program Beasiswa Cendekia BAZNAS Tahun 2026 diperuntukkan bagi mahasiswa program sarjana (S1) semester 5. Khusus untuk skema Beasiswa Cendekia BAZNAS Kota Tangerang Selatan, calon penerima juga disyaratkan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kota Tangerang Selatan.
Rangkaian seleksi meliputi pendaftaran pada 14–17 September 2026, seleksi berkas pada 21–23 September 2026, serta tes tertulis dan wawancara pada 25–26 September 2026. Pengumuman penerima beasiswa dijadwalkan pada 30 September 2026 secara tentatif.
Tahapan wawancara menjadi bagian penting dalam proses seleksi karena memberikan kesempatan kepada tim pewawancara untuk mengenali calon penerima beasiswa secara lebih mendalam. Melalui tahapan ini, tim seleksi dapat menggali motivasi mahasiswa dalam melanjutkan pendidikan, kesungguhan meraih prestasi, serta kemampuan menghadapi berbagai tantangan akademik.
Selain potensi akademik, aspek karakter dan kepedulian sosial turut menjadi perhatian dalam proses penilaian. Calon penerima beasiswa diharapkan memiliki kesadaran bahwa kesempatan memperoleh pendidikan tinggi juga dapat menjadi sarana untuk memberikan manfaat bagi orang lain.
IIQ Jakarta berharap program Beasiswa Cendekia BAZNAS dapat dimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa sebagai dukungan dalam menempuh pendidikan tinggi. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan capaian akademik, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang berintegritas, memiliki kepedulian terhadap umat, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa. (FP)


