658x460_222

Kunjungan Kepala Devisi Kebudayaan Kedutaan Besar Iran ke IIQ Jakarta

CIPUTAT Rabu, 15/01/2014 , Institut Ilmu al-Quran (IIQ) Jakarta mendapatkan kunjungan kehormatan dan persahabatan dari Hojjat Ebrahimian Ph.D, kepala devisi kebudayaan Kedutaan Besar  Iran untuk RI. Hojjat Ebrahimian dan asistennya, Ghazali, diterima rektor IIQ, Dr. H. Ahsin Sakho Muhammad dan Pembantu Rektor II, Dra. Hj. Maria Ulfah MA.

Mula-mula, Hojjat Ebrahim mengenalkan diri, bahwa beliau adalah kepala devisi kebudayaan di Kedutaan Besar Iran untuk RI di Jakarta, sebagai pengganti Dr. Rabbani, kepala devisi kebudayaan sebelumnya. Dengan bahasa Persia, yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, Hojjat Ebrahimian menyatakan bahwa tujuan kunjungannya kali ini adalah untuk melanjutkan persahabatan yang sudah terjalin dengan IIQ Jakarta, beberapa tahun sebelumnya.

Selain itu, Ebrahamian juga menyatakan ingin tahu lebih jauh mengenai profil IIQ Jakarta, sebagai selah satu kampus yang konsen dengan kajian kealquranan.

Rektor IIQ pun kemudian menjelaskan panjang lebar dengan bahasa Arab- tentang IIQ Jakarta. Tentang fakultas-fakultas, lembaga-lembaga, kegiatan-kegiatan kampus dan prestasi-prestasi yang telah diraih selama ini.

Sementara itu Hj. Maria Ulfah MA, Pembantu Rektor II IIQ, yang juga merupakan ahli nagham (lagu-lagu) al-Quran, mendomenstrasikan keindahan bacaan ayat-ayat al-Quran di hadapan tamu dari Iran ini. œKalau di Iran, qari dan qariah itu menolak melantunkan ayat-ayat al-Quran bila tanpa mikrophone, Ibu Maria ini luar biasa, bisa melantunkan ayat-ayat al-Quran dengan suara indah, tanpa harus menggunakan microphone, ini artinya suara aslinya memang indah, begitulah apresiasi dan penghargaan yang ditunjukan Ebrahimian. Di bagian akhir pembicaraan, kepala devisi kebudayaan Kedutaan Besar Iran menjanjikan beberapa hal: Pertama, Kedutaan Besar Iran menjanjikan untuk mengundang mahasiswi-mahasiswi IIQ untuk bisa ikut MTQ di Iran. Kedua, Kedutaan Besar Iran mengusahakan adanya kunjungan penelitian dari IIQ ke Iran. Ketiga, Kedutaan Besar Iran menawarkan kerjasama penyelenggaraan Simposium al-Quran di IIQ Jakarta. Keempat, Kedutaan Besar Iran menjanjikan akan memberi seperangkat komputer dan literature-literatur kajian Islam untuk membikin Iran Corner di kampus IIQ. Selain itu Kedutaan Besar Iran juga berniat akan member penghargaan kepada ahli tafsir di Indonesia, Prof. Dr. Quraish Shihab. Pemberian penghargaan ini, rencananya akan dilaksanakan atas kerjasama Kedutaan Besar Iran dengan beberapa kampus al-Quran di DKI Jakarta.(Ali Mursyid)