Menag RI Negara Berhutang Kepada IIQ Jakarta

Menag RI : Negara Berhutang Kepada IIQ Jakarta

Menteri Agama RI menghadiri wisuda dan Dies natalis IIQJakarta ke 39. Dalam acara tersebut, Menag RI memberikan orasi ilmiah danmeresmikan pembukaan Program S-3 Pascasarjana IIQ Jakarta. Dalam sambutannyasebelum menyampaikan orasi ilmiah, Lukman menyampaikan apresiasi atas peran dankiprah IIQ Jakarta dalam pemeliharaan Al-Qur’an.

“Atas nama pemerintah, kami sampaikan apresiasi danpenghargaan yang setinggi-tingginya kepada Yayasan IIQ, Rektor dan seluruhpemgnku kepentingan serta seluruh keluarga besar IIQ Jakarta atas koontribusiyang diberikan kepada bangsa dan negara selama ini” ujar Menag RI.

Lebih lanjut Menag RI secara tegas menyatakan bahwa negaraberhutang kepada IIQ Jakarta. “Saya bisa katakan sesungguhnya Negarasangat berhutang kepada IIQ dalam konteks kaderisasi dan pemeliharaan Al-Qur’ansekaligus pemberdayaan perempuan” tambahnya.

Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) Jakarta menyelenggarakanwisuda periode semester genap Tahun Akademik 2015/2016 pada hari Sabtu, 27Agustus 2016, bertempat di gedung Pesantren Takhasus IIQ, Jl. Moh Toha, No 31,Pamulang, Tangerang Selatan. Prosesi wisuda yang dilaksasanakan dalam tajukSidang Terbuka Senat & Guru Besar IIQ yang dipimpin langsung oleh RektorIIQ, Prof. Dr. Hj. Huzaemah T Yanggo, MA. ini mewisuda Mahasiswi ProgramSarjana dan mahasiswi/a Program Pascasarjana S-2. Kegiatan wisuda tersebutsekaligus menjadi puncak rangkaian acara Dies Natalis IIQ Jakarta ke-39.

Gelaran wisuda yang mengambil tema ┼ôImplementasiKandungan Al-Quran di Bumi Nusantara┬Ł merupakan yang ke-17 untuk ProgramSarjana (S-1) dan mewisuda sebanyak 138 lulusan. Sementara untuk ProgramPascasarjana S-2, ini merupakan gelaran wisuda yang ke-10 dan mewisuda 36lulusan. Artinya pada tahun 2016 ini IIQ Jakarta telah mencetak 138 sarjana dan36 master, dengan total 174 lulusan.(Admin/LPPI)