Meski Nasarudin Umar Tidak Hadir, Kuliah Umum Jalan Terus

JAKARTA, Senin 16/06/2009 Institute Ilmu al-Qur’an (IIQ) Jakarta menyelenggarakan kuliah umum (studium general) untuk mahasiswa S1 dan S2, dosen-dosen,pimpinan dan karyawan IIQ. Kuliah umum yang bertempat di Aula IIQ ini dihadiri oleh ratusan peserta.

Semula, narasumber yang akan hadir dalam acara kuliah umum ini adalah Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA (rektor PTIQ), namun karena tiba-tiba beliau berhalangan, maka acara kemudian diisi oleh DR. KH. Ahmad Munif Suratmaputra (Purek 1 IIQ). “Demikian dijelaskan oleh panitia penyelenggara. Meski demikian acara tetap tidak mengecewakan, karena memang pembicaraan yang dibawakan Ustadz Munif sangatlah menarik”, kata panitia, menambahkan.

Dalam kesempatan kali ini, Ustadz Munif memaparkan secara panjang lebar mengenai kandungan al-Qur’an. Khususnya yang terkait hukum-hukum syari’at. Menurutnya hukum-hukum syariat yang ada dalam al-Qur’an bisa dibedakan menjadi beberapa kategori berikut: (1) Ahkam Syar’iyyah I’tiqadiyah (hukum syariat yang terkait aqidah); (2) Ahkam Syar’iyyah ‘Amaliyah (hukum syariat praktis); (3) Ahkam Syariyayh Khuluqiyah (hukum syariat terkait moral); (4) Ahkam Syar’iyyah Tarbawiyah (hukum syariat yang terkait pendidikan atau bernilai pendidikan; (5) Ahkam Ijtima’iyyah Tarikhiyah; (6) Ahkam Kauniyah (hukum alam) . Dalam presentasinya, Ustadz Munif berpesan bahwa; “Umatku yang paling mulia adalah yang mengemban (hammalah) al-Qur’an”. (AM)